Kunjungi Desa Budaya Gamcheon di Busan, Jokowi: Bisa Jadi Inspirasi Desa Indonesia

0
550

kabarterkini.co.id, KOREA SELATAN – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ahad sore 24 November 2019, meninjau Gamcheon Culture Village di Busan, Korea Selatan. Keduanya tiba di desa budaya Gamcheon sekitar pukul 14.40 Waktu Setempat (WS) atau pukul 12.40 WIB.

Desa budaya Gamcheon, sebelumnya kampung kumuh. Namun ditata dengan baik, menjadi salah satu atraksi wisata menarik di Kota Busan. Desa ini terletak di lereng gunung cukup curam, sehingga dikenal dengan sebutan “Machu Picchu-nya Busan”.

“Sore ini, kita jalan-jalan diajak Pak Dubes dan Ibu Menteri Luar Negeri untuk melihat Kampung Gamcheon. Ini sebuah penataan kampung, dengan dilakukan pengecatan, serta di isi kegiatan,” kata Jokowi -biasa disapa- dikutip BPMI Setpres.

Desa terletak di Distrik Saha ini memiliki rumah berwarna-warni, dinding dengan beragam karya seni, seperti mural, dan atap tampak bertumpuk jika dilihat dari atas. Pemandangan itu dilihat Jokowi beserta istri. Sambil keduanya menikmati makanan khas Korea Selatan dari sebuah kafe.

“Misalnya di sini ada kafe, kita bisa minum kopi tapi murah. Kemudian santap makanan seperti ini, kemasan sangat bagus, ada brand. Penyajiannya sangat baik, tapi murah, sangat murah,” terang Jokowi.

Dulu, Desa Gamcheon dikenal, dengan jalan dan lorong sempit, kini dipenuhi toko suvenir, galeri seni dan tempat makan di sepanjang jalan. Penataan kampung seperti Gamcheon, menurut Jokowi, bisa dijadikan inspirasi untuk menata kampung padat penduduk di Indonesia, sehingga bisa meningkatkan ekonomi desa dan masyarakat setempat.

“Saya kira bisa ditiru dengan modifikasi-modifikasi, tetapi paling penting ada perbaikan kampung, diisi kegiatan, kemudian pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakatnya. Kampung kita, desa kita mampu membangun seperti ini. Bukan sesuatu yang sulit,” ujarnya.

“Paling tidak, ide-ide seperti ini bisa memberikan inspirasi bagi kepala daerah kita, bagi kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita, bahwa dari yang sebelumnya kumuh tidak tertata, kemudian bisa ditata dan bisa mendatangkan peningkatan ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Di Indonesia sendiri, ungkap Jokowi, penataan kampung atau desa telah dilakukan di beberapa kota. Misal, di Klaten, Yogyakarta, dan di Nglanggeran, Gunung Kidul.

“Ada beberapa mungkin di desa di kita sudah dengan versi berbeda, misalnya kampung di pondok, ya itu di Klaten dan juga di Yogya, di Gunung Kidul, di Nglanggeran, sudah dengan versi yang berbeda-beda,” pungkasnya.

Layaknya blusukan di Indonesia, saat meninjau desa budaya Gamcheon pun tidak sedikit warga meminta berfoto bersama Jokowi dan istri. Turut mendampingi, saat meninjau Desa Gamcheon antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi. (*andy surya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini