Bandara Internasional Natuna, Bupati: Berkas Usulan Diantar ke Pemerintah RI

0
521

kabarterkini.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal telah mengusul rencana pembangunan Bandara Internasional di Natuna kepada Pemerintah Republik Indonesia. Dengan usulan itu, ia berharap pembangunan bandara sipil itu, segera terealisasi, demi kepentingan NKRI kedepan.

“Kalau segera terbangun, segala macam keuntungan akan diperoleh pemerintah pusat,” terang Hamid pada awak media di rumah dinasnya, Bukit Arai, Ranai, kemarin. “Keuntungan dari kepentingan pertahanan, politik luar negeri hingga pendapatan, dengan singgahnya pesawat udara berbagai negara ke Natuna.”

Menurut Ketua DPW Partai Amanat Nasional Kepulauan Riau (Kepri) itu, pesawat komersil lalu lalang diruang udara kabupaten perbatasan ini, sekitar 350-an setiap hari. Namun pesawat-pesawat itu tidak akan pernah singgah, karena Natuna tidak punya fasilitas bandara bertaraf internasional.

“Ketika Natuna punya bandara internasional, saya pastikan keuntungan akan diperoleh bakal besar, dari penjualan avtur hingga pariwisata,” terangnya. “Lalu, pemerintah RI akan diberi kepercayaan mengelola ruang udara (FIR) Natuna, sementara masih dikelola Singapura.”

Namun, Hamid tidak mau terbuka, lokasi bakal dibangun bandara internasional. “Ya, bisa di selatan atau utara Pulau Bunguran besar,” katanya sedikit diplomasi. “Yang pasti, ada tim mengecek lokasi, jika bandara disetujui pemerintah pusat saat dibangun.”

Memang tidak dipungkiri, usulan pembangunan selama kepimpinan Hamid selalu disetujui pemerintah pusat. Misal, usulan pembangunan infrastruktur listrik dari kabupaten hingga desa-desa. Atas usulan itu, kini kabupaten perbatasan ini, bebas krisis listrik.

Krisis jaringan telekomunikasi pun, dapat teratasi. Padahal dalam hitungan bisnis, membangun jaringan telekomunikasi dengan jumlah penduduk hanya 70 ribu orang, jelas sangat tidak menguntungkan provider.

Belum lagi usulan pembangunan jalan, pelabuhan, embung dan lainnya, mulai berdiri dimana-mana. Jadi memasuki empat tahun pemerintahan Hamid, anggaran pembangunan dari pemerintah pusat sangat signifikan. (*red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini